Masalah Data ExeCution Prevention Error Komputer / Laptop


Data Execution Prevention (DEP) merupakan teknologi pada hardware atau software yang melakukan pengecekan di memory untuk mencegah kode berbahaya berjalan di sistem.
Data Execution Prevention, semacam program yang terintegrasi dengan Microsoft Windows yang berguna untuk melakukan cek pada setiap folder yang dibuka di explorer. Sehingga jika ditemukan program yang berbahaya dapat langsung di block.
DEP bermanfaat untuk mencegah malware yang mencoba mengeksekusi kode dan memanipulasi heap atau memory pool pages. Oleh karena itu banyak malware yang berusaha mendisable DEP sehingga malware tsb dapat dengan leluasa menjalankan kodenya, misalnya melakukukan rutin seperti Remote Users Execute Arbitrary Code pada Office dsb.
jika ditemukan explorer yang mati oleh DEP (Data Execution Prevention), maka kemungkinan komputernya sudah kacau (bisa virus atau bukan). kacau disini dalam arti explorer.exe sudah terinject virus yang berniat mengakses file-file terlarangtersebut, atau settingan explorer.exe pada registry terubah dan menjadi yang tidak semestinya.

Error pada DEP (Data Execution Prevention) bukan karena Microsoft Windows yang tidak asli, tapi lebih ke DEP itu sendiri.

Jika temen-temen terganggu oleh error ini, anda bisa mematikan proses DEP. Caranya:
1. Click kanan di My Computer
2. Pilih tab “Advanced”
3. Lihat bagian “Performance” lalu pilih “Settings”
4. Pilih tab “Data Execution Prevention”
5. Pilih “turn on DEP for all programs and services except those I select”
6. Beri tanda centang (v) pada Windows Explorer
7. OK, lalu restart komputer anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s